Bupati Nabire Hadiri Pentahbisan Gereja dan Peresmian Jemaat GPI Papua Galilea sebagai Jemaat Mandiri
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 22 Feb 2025
- visibility 331
- comment 0 komentar

Nabire, – Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai Ibadah Pentahbisan Gedung Gereja sekaligus Peresmian Jemaat GPI Papua Galilea sebagai jemaat definitif (mandiri) di Kabupaten Nabire, Minggu (22/2/2026).
Bupati Nabire, Mesak Magai, hadir langsung dalam ibadah tersebut bersama Ketua Sinode dan jajaran pimpinan Gereja Protestan Injili di Tanah Papua, para hamba Tuhan, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh jemaat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat dan sukacita kepada seluruh Jemaat Galilea atas momentum bersejarah tersebut. Ia menegaskan bahwa pentahbisan gedung gereja dan penetapan sebagai jemaat definitif bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak perjalanan iman yang dibangun melalui doa, kerja keras, dan kebersamaan.
“Gedung gereja ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi rumah doa, pusat persekutuan, serta tempat pembinaan iman dan pembentukan karakter umat,” ujarnya.
Menurutnya, status jemaat mandiri merupakan bentuk kepercayaan atas kedewasaan rohani dan kemampuan jemaat dalam mengelola pelayanan secara tertib dan bertanggung jawab.
Bupati menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Pembangunan, katanya, tidak hanya menyangkut infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Gereja adalah mitra pemerintah dalam membina moral, menjaga kerukunan, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nabire,” tegasnya.
Ia berharap Jemaat Galilea yang kini telah mandiri dapat menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitar, aktif mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain menjaga gedung gereja yang telah ditahbiskan, Bupati juga mengajak seluruh jemaat untuk merawat persatuan dan kebersamaan.
“Gereja yang kuat bukan hanya karena bangunannya megah, tetapi karena jemaatnya hidup dalam kasih dan kesatuan,” pesannya.
Ibadah pentahbisan dan peresmian jemaat definitif ini menjadi momentum penting bagi GPI Papua Galilea untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas misi di tengah dinamika masyarakat.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan doa dan harapan agar Tuhan senantiasa memberkati setiap pelayanan, para pelayan Tuhan, serta seluruh jemaat dalam setiap langkah pengabdian mereka.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar