Bupati Mesak Magai Hadiri Pengajian Akbar Hari Santri 2025 di Wanggar, Tegaskan Peran Santri Jayakan Negeri
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 19 Okt 2025
- visibility 33
- comment 0 komentar

Nabire, – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar di Pondok Pesantren APIK Karadiri Wanggar, Minggu (19/10/2025).
Bupati Nabire Mesak Magai yang diwakili wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawenari menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan pondok pesantren, para alim ulama, ustadz-ustadzah, serta seluruh santri dan masyarakat Wanggar yang memeriahkan peringatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum bersejarah untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat perjuangan santri lahir dari nilai keimanan, keikhlasan, dan cinta tanah air. Inilah perpaduan antara jihad keagamaan dan nasionalisme yang menjadi dasar lahirnya Hari Santri Nasional,” ujar Bupati.
Mengusung tema tahun ini, “Jihad Santri Jayakan Negeri”, Bupati menjelaskan bahwa makna jihad di era modern tidak lagi dimaknai sebagai perjuangan fisik, melainkan perjuangan melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan karya nyata.
Menurutnya, santri masa kini adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun daerah dan bangsa.
“Perjuangan hari ini adalah mengangkat ilmu, memperkuat akhlak, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Nabire dan Indonesia,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Nabire, lanjutnya, menyadari peran besar pesantren dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul secara spiritual, moral, dan intelektual. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan dan pengembangan pondok pesantren sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Kegiatan Pengajian Akbar ini dinilai sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan, serta membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Di akhir sambutannya, Bupati memberikan pesan khusus kepada seluruh santri agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga semangat juang.
“Di pundak kalianlah masa depan agama, bangsa, dan daerah ini dititipkan. Jadilah santri yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan cinta tanah air,” pesannya.
Menutup sambutan, Bupati mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2025 dan berharap Nabire senantiasa menjadi daerah yang aman, maju, dan penuh kedamaian.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta ungkapan salam adat yang menambah kekhidmatan suasana, mencerminkan harmoni nilai keagamaan dan kearifan lokal di Kabupaten Nabire.(Admin)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar